Ada 4 gaya yang bekerja pada setiap pesawat ketika terbang: gaya angkat, berat, gaya tolakan (thrust), dan gaya tahanan (drag). Gerak dari pesawat di udara bergantung pada besar dan arah relative ke kempat gaya tersebut. Berat pesawat ditentukan oleh ukuran (tentunya) dan material yang digunakan untuk membangun sang pesawat, bagian muatan dan juga seberapa banyak fuel yang di bawa olehnya. Berat selalu (karena gaya adalah besaran vektor)berarah ke pusat bumi. Thrust ditentukan oleh system pendorong (propulsion system) yang digunakan pada pesawat dan juga pada settingan throttle yang dipilih oleh pilot. Thrust berarah kedepan sepanjang garis pusat badan pesawat.(MORE)
September 3, 2008
thrust to weight ratio
Posted by jesuskarto under sains | Tag: daya dorong, drag, F-22 Raptor, gaya, lift, pesawat, thrust, thrust-to-weight ratio |1 Comment
Ada 4 gaya yang bekerja pada setiap pesawat ketika terbang: gaya angkat, berat, gaya tolakan (thrust), dan gaya tahanan (drag). Gerak dari pesawat di udara bergantung pada besar dan arah relative ke kempat gaya tersebut. Berat pesawat ditentukan oleh ukuran (tentunya) dan material yang digunakan untuk membangun sang pesawat, bagian muatan dan juga seberapa banyak fuel yang di bawa olehnya. Berat selalu (karena gaya adalah besaran vektor)berarah ke pusat bumi. Thrust ditentukan oleh system pendorong (propulsion system) yang digunakan pada pesawat dan juga pada settingan throttle yang dipilih oleh pilot. Thrust berarah kedepan sepanjang garis pusat badan pesawat.(MORE)
September 4, 2008 at 4:25 pm
[...] afterburner dengan ketahanan yang melebihi mesin-mesin saat ini, F119 adalah sebuah mesin dengan thrust-to-weight ratio tinggi. F119 digunakan pada US air force/Pratt & Whitney research program serta untuk [...]