Monthly Archives: Maret 2009

Kalo mundur ke masa lampau?

tadi abis baca Intisari edisi lawas, di rubriknya Pak Yo…. yah… selalu fisika, Pak Yo memang Imamnya fisika Indonesia.
btw, da yg nanya tentang perjalanan ke masa depan “apa mungkin menurut fisika?”

dan jawaban dari sang Prof, “itu mungkin menurut relativitas einstein..bla..bla..”,

yah… itu seperti contoh di SMA dulu ..kuncinya adalah dengan membuat dilasi waktu yg luar biasa antara dua orang yg berumur sama (hehe, kenapa harus orang? yah, justru ini supaya lebih mudah terlihat perbedaanya, kalo salah satu dari pertikel kembar dilempar ke masa depan, gak ada yg bisa lihat umurnya, haha, justru itu yg telah terjadi!!!) namun berada pada kerangka galilean yang berbeda. Jika 2 buah kerangka ini terpisah oleh dilasi waktu yg sangat besar maka orang yg berada pada kerangka yg bergerak akan tetap awet muda, karena bagi dia waktu melambat sekian kali terhadap waktu di kerangka yg berbeda.Nah, artinya bagi orang yg awet muda dia telah masuk ke masa depan…

Kerangka yg  bergerak sangat cepat relatif terhadap kerangka bumi yg  dianggap diam, maka akan memiliki waktu yg lambat (lebih lambat dari waktu di bumi normal)
.

dan kerangka itu dapat menuju ke masa depan waktu bumi normal, seperti contoh di atas. Nah bagaimana dengan mundur ke masa lampau???? seandinyapun kita cari kerangka yg benar-benar diam terhadap sumbu 3D alam semesta ini, yg “mungkin” berarti memiliki waktu yg lebih lambat daripada bumi, maka kita tetap takkan mencapai masa lampau begitu kita kembali ke bumi, kita hanya melambat dan “mungkin” hampir berhenti(hehe.. terlalu banyak “mungkin”). Dan ini takkan berarti bahwa kita mundur… hehe… mundur… ke masa lampau..

karena itulah Pak Yo menjawab dengan paradok pembunuhan kakek. bagaimana jika seandainya seorang pria pergi ke masa lampau dan membunuh kakeknya sendiri ketika sang kakek masih nelum menikah?

Iklan

regretable behavior

I just wonder about the way my friend behaved, it’s really regrettable, we haven’t wholly understood what we learned so far… I mean we’d like to get as much as knowledge as possible from this school, but then why they called us technician whenever we try to make it clearer? (MORE on Jancok hari ini)